Pengaruh Self Esteem Terhadap Body image Siswa di SMA Negeri 1 Mapat Tunggul Selatan
Skripsi ini berjudul ”Pengaruh Self Esteem Terhadap Body Image Siswa di SMA Negeri 1 Mapat Tunggul Selatan” yang disusun oleh Ferli Safitri. 2621090. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena yang ditemui di di SMA Negeri 1 Mapat Tunggul Selatan yaitu adanya penilaian negatif siswa terhadap gambaran tubuh diri sendiri seperti belum puas terhadap fisik yang dimiliki dimana memiliki bentuk dan ukuran tubuh yang tidak ideal, sering membandingkan diri dengan orang lain terutama berkaitan dengan penampilan secara fisik padahal dalam pedoman dasar agama Islam sendiri yaitu Al-Quran Allah menilai seseorang berdasarkan akhlak yang dimililikinya bukan dari penampilan fisik. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran self esteem dan body image siswa di SMA Negeri 1 Mapat Tunggul Selatan, untuk mengetahui apakah self esteem berpengaruh terhadap Body Image siswa dan seberapa besar pengaruhnya. Penelitian ini dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan teknik regresi sederhana yang terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas (self esteem) dan variabel terikat (body image). Berdasarkan penelitian diketahui terdapat 12 siswa memiliki self esteem tinggi, 40 siswa memiliki self esteem sedang dan 17 siswa memiliki self esteem rendah dan diketahi 67 siswa memiliki body image negatif dan 2 siswa memiliki body image positif. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh self esteem terhadap body image siswa. Berdasarkan hasil uji Anova diperoleh nilai signifikan sebesar 0,001b 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh self esteem terhadap body image yang berarti bahwa H1 diterima dan H0 ditolak Selanjutnya dari analisis koefisien determinasi nilai R Square sebesar 0,338 yang secara persentase sebesar 33,8% self esteem berpengaruh terhadap body image. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi refferensi bagi konselor dalam mengembangkan pendekatan atau model-model dalam konseling yang berkaitan dengan self esteem dan body image.