Pengaruh Tingkat Likuiditas Dan Pertumbuhan Aset Terhadap Efisiensi Penyaluran Dana Zakat Pada BAZNAS di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020-2024
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Tingkat Likuiditas dan Pertumbuhan Aset terhadap Efisiensi Penyaluran Dana Zakat pada BAZNAS di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020–2024.” Disusun oleh Fadila Melina, NIM 3422074, mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fluktuasi tingkat likuiditas, pertumbuhan aset, dan efisiensi penyaluran dana zakat pada BAZNAS Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat selama periode 2020–2024. Selain itu, masih ditemukan kondisi tingginya tingkat likuiditas yang tidak diikuti dengan peningkatan efisiensi penyaluran dana zakat serta pertumbuhan aset yang belum mampu mencerminkan optimalisasi penyaluran dana zakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan antara variabel independen yaitu tingkat likuiditas dan pertumbuhan aset terhadap variabel dependen yaitu efisiensi penyaluran dana zakat pada BAZNAS di Provinsi Sumatera Barat periode 2020–2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu sebanyak 8 BAZNAS Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat selama 5 periode pengamatan (2020–2024) sehingga diperoleh 40 data observasi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi yang bersumber dari laporan keuangan masing-masing BAZNAS. Analisis data menggunakan EViews 13 dengan tahapan analisis statistik deskriptif, pemilihan model regresi data panel (Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier), analisis regresi data panel, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa tingkat likuiditas memiliki nilai probabilitas sebesar 0,6228 > 0,05, sehingga tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi penyaluran dana zakat. Pertumbuhan aset memiliki nilai probabilitas sebesar 0,7164 > 0,05, sehingga juga tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi penyaluran dana zakat. Secara simultan, tingkat likuiditas dan pertumbuhan aset memperoleh nilai Prob. F-statistic sebesar 0,730407 > 0,05, sehingga kedua variabel tersebut secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi penyaluran dana zakat. Nilai R-Squared sebesar 0,016838 (1,68%) menunjukkan bahwa tingkat likuiditas dan pertumbuhan aset hanya mampu menjelaskan variasi efisiensi penyaluran dana zakat sebesar 1,68%, sedangkan 98,32% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan likuiditas maupun pertumbuhan aset belum menjadi faktor utama dalam meningkatkan efisiensi penyaluran dana zakat pada BAZNAS di Provinsi Sumatera Barat, sehingga diperlukan penguatan tata kelola dan faktor-faktor lain yang mendukung optimalisasi penyaluran dana zakat.