Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

EVA GUSTIN

2 karya publik ditemukan.

2020: 12019: 1

ANALISIS PENYUSUNAN RPP KURIKULUM 2013 REVISI 2017 KELAS VIII SEMESTER 2 MATA PELAJARAN FIKIH DI MTs MUHAMMADIYAH PADANG PANJANG

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi yang berjudul “Analisis Penyusunan RPP Kurikulum 2013 Revisi 2017 Mapel Fikih Kelas VIII Semester Genap di MTs Muhammadiyah Padang Panjang” ditulis oleh Eva Gustin, NIM. 2116.180. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penulismelihat dalam RPP yang disusun oleh guru fikih yaitu guru dalam menurunkan KD aspek pengetahuan kepada indikator pencapaian kompetensi, KKO yang digunakan seragam, materi yang dicantumkan juga tidak memuat fakta, konsep/prinsip dan prosedur, dan dari segi langkah-langkah pembelajaran belum terlihat jelas 4C, HOTS, literasi dan karakter. Dan guru-guru juga kesulitan dalam membuat soal HOTS. Rumusan Masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana Analisis Penyusunan Komponen-komponen RPP Kurikulum 2013 Revisi 2017 Kelas VIII Semester 2 Mata Pelajaran Fikih di MTs Muhammadiyah Padang Panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil Analisis Penyusunan Komponen-komponen RPP Kurikulum 2013 Revisi 2017 Kelas VIII Semester 2 mata pelajaran Fikih di MTs Muhammadiyah Padang Panjang. Jenis penelitian ini adalah dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian ini berada di MTs Muhammadiyah Padang Panjang. Instrument penelitian adalah alat yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dokumentasi berupa RPP. Dan teknik analisis data yang digunakan adalah analysis content. Dari analisis penulis, ditemukan pada indikator pencapaian kompetensi KKO belum sesuai dengan materi yang akan dicapai, tujuan pembelajaran belum ada peletakkan nilai-nilai karakter, dalam penempatan materi kedalam fakta, konsep, prinsip dan prosedur belum sesuai. pada bagian metode belum terlihat, media belum sesuai dengan perkembangan teknologi, langkah-langkah pembelajaran, pada kegiatan inti, yaitu penerapan kegiatan literasi seperti membaca dipojok ruangan kelas belum terlihat, dalam pengajuan pertanyaan soal yang diajukan masih soal lots, dan pada bagian penilaian telah memuat penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan, namun pada bagian kognitif soal yang digunakan masih soal lots baru menguji kemampuan menguji hafalan dan belum menguji kemampuan menalar dan menganalisis. Bagian instumen penilaian telah memuat lembar penilaian sikap, lembar observasi, yang sudah dilengkapi dengan pedoman penskoran, dan memuat rubric penilaian proyek dan portofolio yang dilengkapi dengan pedoman penskoran, pada bagian penilaian kognitif telah memuat soal pilihan ganda dan uraian, namun belum memuat kunci jawaban. lampiran belum memuat lampiran uraian materi.

Pengaruh Model Pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Exstending (CORE) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa kelas VIII MTs TI Canduang

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Eva Gustina (2415.081) : “Pengaruh Model Pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII MTs TI Canduang Tahun Pelajaran 2018/2019”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berbeda dari contoh soal yang disajikan guru, dan rendahnya hasil belajar siswa serta pemahaman konsep matematika siswa yang masih rendah. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut, peneliti mencoba menerapkan suatu model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) yang dapat memfasilitasi siswa dalam memahami materi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dengan penerapan model pembelajaran CORE lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada kelas VIII MTs TI Canduang tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah ekperimen, dengan rancangan penelitian The Static Grup Comparasion Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i kelas VIII MTs TI Canduang tahun pelajaran 2018/2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol. Data kemampuan pemahaman konsep matematika diperoleh dari hasil tes akhir yang dilaksanakan di kelas sampel. Analisis tes akhir dihitung dengan menggunakan uji-t, dengan hasil t_hitung=6,1570 dan t_tabel=1,67 karena t_hitung>t_tabel berarti tolak H_0 dan terima H_1. Pada taraf nyata α=0,05, serta dengan menggunakan Minitab di peroleh P_value=0,000, karena P_value α dengan α=0,05, berarti tolak H_0 dan terima H_1. Dapat disimpulkan bahwa “Pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran CORE lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas VIII MTs TI Canduang tahun pelajaran 2018/2019”.