AKTIVITAS BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) DI KELAS IX SMP N 6 BUKITTINGGI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terdapat di kelas IX. Dari hasil observasi dan wawancara saat proses pembelajaran berlangsung terlihat proses pembelajaran matematika masih berpusat pada guru sehigga siswa terlihat cendrung pasif dan sebagian siswa mengalami kesulitan dalam mengkomunikasikan ide mereka, yang mengakibatkan kemampuan komunikasi matematis siswa masih rendah. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW). Model pembelajaran TTW ini bertujuan agar siswa mampu untuk mengkontruksi pengetahuannya sendiri dan dapat berkomunikasi atau memusyawarahkan idenya sesama teman sebaya untuk salingberbagi ide sehingga mereka dapat paham akan materi yang dipelajari. Kemudian salah satu kelebihan dari model pembelajaran TTW yaitu dapat membuat siswa lebih aktif didalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah aktivitas belajar dan kemampuan komunikasi matematis dengan menggunakan model pembelajaran TTW lebih baik daripada pembelajaran konvensional di kelas IX SMP Negeri 6 Bukittinggi 2022/2023. Hipotesis dalam penelitian ini adalah kemampuan komunikasi matematis siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write lebih baik daripada pembelajaran konvensional di Negeri 6 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 6 Bukittinggi 2023/2024 sebanyak 5 kelas. Pengambilan sampel yang digunakan adalah Random Sampling terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX.3 sebagai kelas Eksperimen dan kelas IX.1 sebagai kelas kontrol. Data penelitian hasil kemampuan komunikasi matematis diperoleh dari tes akhir, dan aktivtas belajar dari lembar obeservasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dan presentase aktivitas. Hasil analisis persentase aktivitas yaitu 80% berkategori aktif dan hasil tes menggunakan uji-t, diperoleh thitung = 6 dan ttabel = 1,67. Didapatkan thitung > ttabel berarti H0 ditolak dan H1 diterima, dengan menggunakan software minitab diperoleh Pvalue taraf yaitu 0 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar dan kemampuan komunikasi matematis siswa menggunakan model pembelajaran TTW lebih baik daripada pembelajaran konvensional di kelas IX SMP Negeri 6 Bukittinggi 2023/2024.