Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DINA AMELIA

2 karya publik ditemukan.

2020: 12019: 1

pengaruh kemampuan komunikasi matematis terhadap kemmpuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas VII MTsN 3 Agam

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dina Amelia, Nim 2415.013: “Pengaruh Kemampuan Komunikasi Matematis terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di Kelas VII MTsN 3 Agam”. Jurusan Pendidikan Matematika. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. IAIN Bukittinggi 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil wawancara dan observasi peneliti di MTsN 3 Agam, terlihat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih kurang maksimal, diduga kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dipengaruhi oleh kemampuan komunikasi matematis. Hal ini bisa dilihat dari nilai kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dibawah cukup (kurang dari 55) berkisar 63%, sedangkan nilai kemampuan komunikasi matematis yang dibawah cukup (kurang dari 55) berkisar 58%. Berdasarkan kondisi tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan rumusan masalah: Apakah terdapat Pengaruh yang Signifikan Kemampuan Komunikasi Matematis terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di Kelas VII MTsN 3 Agam. Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah: “Terdapat Pengaruh yang Signifikan Kemampuan Komunikasi Matematis terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di Kelas VII MTsN 3 Agam”. Penelitian ini merupakan penelitian regresi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN 3 Agam. Sampel penelitian diambil secara random sampling yang terdiri dari 38 orang siswa yang diambil dari total populasi yang berjumlah 190 orang siswa. Penelitian ini menggunakan uji t. Uji t digunakan untuk mencari uji kebermaknaan regresi. Persamaan regresi sederhana untuk kemampuan komunikasi matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yaitu y = 5,848 + 0,761.X, dengan korelasi sebesar 0,742 dan KD sebesar 54,98%. Hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung > ttabel yaitu 6,6312 > 1,68. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan komunikasi matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di Kelas VII MTsN 3 Agam.

MENUMBUHKAN KEDISIPLINAN SISWA MELALUI PERATURAN KEWAJIBAN SHALAT DHUHA DI MTsN 6 AGAM KEC. BANUHAMPU KAB. AGAM

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini atas nama DINA AMELIA, NIM 2115.045, dengan judul “MENUMBUHKAN KEDISIPLINAN SISWA MELALUI PERATURAN KEWAJIBAN SHALAT DHUHA DI MTsN 6 AGAM KEC. BANUHAMPU KAB. AGAM”. Maksud dari judul ini adalah bagaimana cara menumbuhkan kedisiplinan siswa melalui pelaksanaan shalat Dhuha rutin setiap pagi di MTsN 6 Agam kec. Banuhampu kab. Agam. Sekolah memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk sikap disiplin warga sekolah. Untuk menumbuhkan kedisiplinan diperlukannnya sebuah peraturan. Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Agam memiliki program yang bertujuan agar siswa menjadi lebih disiplin, yaitu: melaksanakan shalat Dhuha secara rutin setiap pagi sebelum kegiatan proses pembelajaran. Tujuan dari pelaksanaan shalat dhuha secara rutin ini guna untuk membentuk karakter siswa yang taat beribadah kepada Allah SWT dan mewujudkan karakter siswa yang terbiasa datang pagi serta disiplin dalam melaksanakan shalat sunnah Dhuha. Namun di lapangan penulis melihat masih banyak siswa yang masih bermain-main, masih banyak siswa yang terlambat datang ke sekolah, dan kurang disiplinnya siswa dalam pelaksanaan shalat Dhuha. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan keadaan dan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena yang bersifat alamiah maupun rekayasa manusia. Pengumpulan data penulis lakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dan informen penelitian adalah guru dan siswa MTsN 6 Agam. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1). Upaya menumbuhkan kedisiplinan siswa yaitu dengan cara adanya aturan pelaksanaan shalat sunnah Dhuha secara rutin setiap pagi sebelum proses pembelajaran, adanya pantauan oleh guru dalam pelaksanaan shalat Dhuha siswa, adanya teguran atau sanksi yang diberikan kepada siswa yang tidak disiplin. (2). Faktor-faktor siswa yang tidak disiplin yaitu adanya rasa keterpaksaan siswa dalam melaksanakan shalat Dhuha, keterlambatan siswa datang ke sekolah, dan gangguan dari siswa lain yang sering mengganggu temannya dalam shalat Dhuha.