Pengaruh insentif finansial dan jaminan sosial terhadap loyalitas karyawan ( studi kasus PT PLN Persero ULP koto tuo Padang luar kecamatan Banuhampu kabupaten Agam)
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Insentif Finansial Dan Jaminan Sosial Terhadap Loyalitas Karyawan Studi Kasus PT PLN (Persero) ULP Koto Tuo, Padang Luar Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam )”, yang disusun oleh Dewi Eria dengan NIM 3216.064. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh insentif finansial terhadap loyalitas karyawan, untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh jaminan sosial terhadap loyalitas karyawan dan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh insentif finansial dan jaminan sosial terhadap loyalitas karyawan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan melakukan pengumpulan data yang menggunakan instrumen kuesioner dan wawancara untuk mendapatkan tanggapan dari responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) insentif finansial berpengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan, yang dibuktikan dengan hasil uji t (parsial). Nilai signifikan insentif finansial 0,015 dimana lebih kecil dari 0,05 dan nilai 2,534 lebih besar dari 2,011, maka H1 diterima. 2) jaminan sosial berpengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan, yang dibuktikan dengan hasil uji t (parsial). Nilai signifikasi jaminan sosial 0,05 dimana lebih kecil dari 0,05 dan nilai 2,195 lebih besar dari 2,011, maka H1 diterima. 3) adanya pengaruh signifikan insentif finansial dan jaminan sosial secara bersamaan terhadap loyalitas karyawan. Hal ini dibuktikan dengan uji F (simultan) dimana hasil Sig 0,000 lebih kecil dari 0,005 dan dilihat dari nilai 11,365 lebih besar dari pada 3,20. Dan dengan nilai R squere sebesar 0,331 hal ini mengandung arti bahwa pengaruh variabel Insentif Finansial dan Jaminan Sosial secara bersamaan terhadap Loyalitas Karyawan adalah sebesar 33,1% sisanya 66,9%disebabkan oleh pengaruh lain yang tidak di analisis dalam model penelitian ini. Dengan demikian insentif finansial dan jaminan sosial tingkat pengaruhnya lemah karena pengaruhnya tidak lebih dari 50%.