Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Payakumbuh
Skripsi ini disusun oleh Devisa Amalia Fikri NIM 3421005 yang berjudul “Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Payakumbuh”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Desentralisasi merupakan proses penting dalam pengelolaan pemerintahan yang bertujuan untuk meningkatkan responsivitas pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat lokal. Dalam hal ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi indikator kemandirian suatu daerah. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah yang berperan strategis dalam mendukung program pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan kontribusi PBB P2 dalam Pendapatan Asli Daerah Kota Payakumbuh selama periode 2019 hingga 2023, sekaligus mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pengelolaannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer dan sekunder untuk menganalisis efektivitas dan kontribusi PBB P2 dalam Pendapatan Asli Daerah di Kota Payakumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerimaan PBB P2 mengalami fluktuasi dengan rata-rata efektivitas mencapai 96,94%. Namun, kontribusi PBB P2 terhadap Pendapatan Asli Daerah masih tergolong rendah berkisar antara 1,50% hingga 2,25%. Kendala yang dihadapi dalam pemungutan PBB P2 meliputi ketidakakuratan data objek pajak, kesulitan dalam menghubungi wajib pajak, dan minimnya penerapan sanksi. Upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan penerimaan PBB P2 melalui kerja sama dengan kelurahan, sosialisasi, dan inovasi sistem pembayaran QRIS perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.