Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DEVIA HENGKI

1 karya publik ditemukan.

2018: 1

Analisis Konsep Khilafah Islamiyah Menurut Hizbut Tahrir Indonesia

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul: “Analisis Konsep Khilafah Islamiyah Menurut Hizbut Tahrir Indonesia”, ditulis oleh Devia Hengki, NIM. 1314.007, Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 1439 H/ 2018 M. Dalam sejarahnya, Islam tidak menetapkan bagaimana semestinya sistem pemerintahan yang baku dalam suatu negara. Islam hanya menetapkan mengenai prinsip-prinsip yang harus terpenuhi dalam suatu negara sehingga dapat dikatakan ideal. Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) kemudian muncul dengan gagasan sistem khilafah islamiyah dengan dalih sistem tersebut sebagai satu-satunya sistem pemerintahan yang baku sesuai dengan aturan syar’i. selain itu HTI juga berpandangan bahwa ideologi yang diakui di dunia ini hanyalah Islam, Kapitalisme dan Komunisme. Berangkat dari data ini, penulis tertarik untuk meneliti lebih jauh bagaimana sebenarnya konsep khilafah islamiyah yang ditawarkan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tersebut? Kemudian bagaimana juga sebenarnya pandangan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tersebut mengenai ideologi? Serta bagaimana relevansinya terhadap konsep Pancasila yang merupakan ideologi negara Indonesia? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motif HTI dalam memperjuangkan konsep khilafah islamiyah tersebut, juga untuk mengetahui bagaimana sebenarnya relevansi pandangan ideologi HTI tersebut terhadap konsep Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia. Dalam melakukan penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research), Kemudian penulis menggunakan metode berpikir induktif, deduktif, dan komparatif sebagai analisis datanya. Dalam pengumpulan datanya penulis menggunakan metode dokumentasi, penulis menggunakan sumber data primer dan sekunder yang berasal dari literatur yang membahas tentang konsep sistem pemerintahan dan negara dalam Islam secara umum dan konsep sistem pemerintahan khilafah islamiyah secara khusus. Hasil dari penelitian ini adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menjadikan sistem khilafah islamiyah sebagai solusi dalam memperbaiki keadaan umat Islam saat ini. Sistem khilafah dipandang sebagai satu-satunya sistem pemerintahan yang baku dalam Islam, sedang sistem pemerintahan yang lain dianggap kufur. Dalam usahanya untuk mewujudkan sistem khilafah, HTI hanya sampai pada tahap pengkaderan dan interaksi dengan masyarakat saja, mereka tidak bisa mencapai tahap perebutan kekuasaan karena konsep khilafah islamiyah tersebut selalu mendapat pertentangan dari berbagai pihak, seperti Nadhlatul Ulama (NU), GP Ansor, bahkan dari pemerintah Indonesia itu sendiri karena konsep khilafah islamiyah tersebut dianggap bertentangan dengan Pancasila. Kemudian dalam pandangan HTI terhadap ideologi, selain Islam, Kapitalisme, Komunisme, hanyalah termasuk kaidah-kaidah atau pemikiran-pemikiran yang darinya tidak lahir sistem kehidupan. Jadi secara tidak langsung HTI juga tidak menganggap Pancasila sebagai sebuah ideologi karena tidak termasuk kepada ketiga ideologi yang diakui oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Tersebut.