PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP RETURN SAHAM (Studi Kasus Pada Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2019)
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Return Saham (Studi Kasus pada Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2019)” yang disusun oleh Danda Saffendra Nim 3417053 Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi atas bimbingan dari Ibu Era Sonita, SE, M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Return Saham (Studi Kasus pada Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2019) secara parsial dan simultan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 37 perusahaan Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Total sampel penelitian adalah 10 perusahaan yang ditentukan berdasarkan metode purposive sampling. Dalam penelitian ini menggunakan 2 variabel yaitu variabel bebas (Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar Rupiah) sedangkan variabel terikat yaitu Return Saham. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS (Statistic Package for Social Science) for windows versi 16.0. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial (1) Inflasi tidak berpengaruh terhadap return saham, hal tersebut ditunjukkan dari tingkat signifikansi X1 (Inflasi) sebesar 0,424 > 0,05. (2) Suku Bunga tidak berpengaruh terhadap return saham, hal tersebut ditunjukkan dari tingkat signifikansi X2 (Suku Bunga) sebesar 0,634 > 0,05. (3) Nilai Tukar Rupiah tidak berpengaruh terhadap return saham, hal tersebut ditunjukkan dari tingkat signifikansi X3 (Nilai Tukar Rupiah) sebesar 0,559 > 0,05. (4) Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham, hal tersebut ditunjukkan dari tingkat signifikansi sebesar 0,683 > 0,05.