Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

BASRI KAMIL

1 karya publik ditemukan.

2018: 1

Pengelolan Pembelajaran TPQ di Kenagarian Nan Tujuah, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Pengelolan Pembelajaran TPQ di Kenagarian Nan Tujuah, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam”. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang pengelolan pembelajaran Guru TPQ dalam menjadikan murid-muridnya peraih juara umum lomba MTQ berturut-turut di Kenagarian Nan Tujuah. Latar belakang penulis mengangkat judul ini karena di Jorong Air Kijang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam yang mana daerah ini merupakan lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) saya pada tahun 2017. Pada daerah ini saya menemukan sebuah keunikan dimana pada sebuah jorong terdapat sebuah TPA yang diajar oleh satu orang guru tunggal namun para muridnya menjadi peraih juara umum lomba MTQ berturut-turut dikenagariannya dari berbagai bidang. Oleh karena itu saya tertarik dan menjadi latar belakang dari penelitian saya ini. Dalam skripsi ini, penelitian dilakukan berupa penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif yang menghasilkan deskriptif. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengamati proses pengelolaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru TPQ Al-Ihsan Jorong Air Kijang, kemudian wawancara ditujukan kepada informan kunci, informan pendukung, dan informan tambahan, serta dokumentasi dilakukan untuk mengetahui catatan-catatan yang berhubungan dengan penelitian ini. Kemudian data tersebut diolah dengan menggunakan teknik deskrptif analitik yakni menyajikan dalam bentuk kualitatif bukan dalam bentuk angka-angka atau statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajarn yang diterapkan oleh guru TPA Al-Ihsan Jorong Air Kijang pada umumnya sama dengan TPA-TPA yang ada. Namun yang menjadi kekhasan pada TPA Air Kijang ini adalah penerapan disiplin yang tinggi terhadap semua metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru TPA tersebut. Para murid tidak dizinkan untuk naik ketingkat selanjutnya berapapun usianya jika tidak memenuhi semua syarat pada tahapan sebelumnya.