“Pengaruh Pendapatan dan Religiusitas Terhadap Konsumsi Rumah Tangga Muslim (Studi Kasus: : Pada Rumah Tangga di Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok)”.
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Pendapatan dan Religiusitas Terhadap Konsumsi Rumah Tangga Muslim (Studi Kasus: : Pada Rumah Tangga di Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok)”, disusun oleh ATRI METRI, Nim 3217.078, Fakultas Ekonomi Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh pendapatan dan religiusitas terhadap konsumsi rumah tangga muslim di Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, berdasarkan latar belakang adanya peningkatan konsumsi pada masyarakat meskipun pendapatan menurun atau tetap menyebabkan masyarakat rela berutang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang sebenarnya tidak terlalu penting atau dibutuhkan sehingga menjurus pada sifat boros. Adapun rumusan masalah penelitian ini, seberapa besar pengaruh pendapatan dan religiusitas terhadap konsumsi rumah tangga muslim?. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 98 responden. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendapatan dan religiusitas terhadap konsumsi rumah tangga muslim di Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Teknis analisis data menggunakan teknis analisis regresi linear berganda, uji F, uji t dan uji determinan. Dengan pengujian model pra penelitian, uji asumsi klasik dan uji hipotesis mengunakan SPSS 22. Hasil penelitian yang dilakukan dengan mengunakan SPSS 22 diperoleh regresi linear berganda dengan nilai Y= (6,365) + 0,477 X₁ + 0,442 X₂ dari persamaan tersebut diketahui koefisien regresi pendapatan dan religiusitas memiliki tanda positif, sehingga memiliki hubungan yang positif antara pendapatan (X1) dan religiusitas (X2) terhadap konsumsi (Y). Sedangkan nilai R squere 0,483 atau 48,3% dan sisanya 51,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dianalisis dalam model. Dan dilihat dari uji hipotesis pertama bahwa nilai signifikan pendapatan 0,000 angka ini lebih kecil dari 0,05 (α = 5%) yang berarti variabel pendapatan berpengaruh signifikan terhadap variable konsumsi. Dilihat dari uji hipotesis kedua bahwa nilai signifikan religiuisitas 0,000 angka ini lebih kecil dari 0,05 (α = 5%) yang berarti variabel religiusitas berpengaruh signifikan terhadap konsumsi. Penelitian ini berkontribusi dalam kebijakan terkait pengaruh pendapatan, dan religiusitas terhadap konsumsi di Nagari Surian sebesar 48,3% .