Analisis Pengaruh Persaingan Dan Lokasi TerhadapPendapatan Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Putih Kota Bukittinggi Dalam Perspektif Bisnis Syariah
ABSTRAK Skripsi dengan judul “ANALISIS PENGARUH PERSAINGAN DAN LOKASI TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG PAKAIAN BEKAS DI PASAR PUTIH KOTA BUKITTINGGI DALAM PRESPEKTIF BISNIS SYARIAH”. Disusun oleh Atiqoh Asnil Nim 3720113, Program Studi Manajemen Bisnis Syriah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh faktor yang bisa mempengaruhi pendapatan pedagang yang dilihat di Pasar Putih Kota Bukittinggi adalah persaingan dan lokasi. Jenis penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan rumus solvin, diketahui yang merupakan penjualan pakaian bekas di Pasar Putih sebanyak 100 orang. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari respond melalui penyebaran kuesioner. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reabilitas, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji determinasi (R2) dan uji hipotesis. Analisis ini menggunakan aplikasi SPSS 20, berdasarkan hasil penelitian pada taraf signifikan 5% menunjukan bahwa : Hasil regresi linier berganda Y = 3.391 + 0,560X1 + 0,121X2. Yang dibuktikan dengan uji t menunjukan bahwa variabel persaingan memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang pakaian bekas yang ditunjukan dengan nilai thitung > ttabel 5.544 > 1.66488 dengan signifikan 0,000 0,05 sehingga Ha diterima. Pada variabel lokasi tidak memiliki pengaruh terhadap pendapatan pedagang pakaian bekas yang ditunjukan dengan nilai thitung > ttabel 1,917 > 1,66488 dengan signifikan 0,059 > 0,05 sehingga Ha ditolak. Uji f menunjukkan bahwa variabel persaingan dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang pakaian bekas dngan nilai fhitung > ftabel yaitu 24.334 > 3.12. Dan nilai R2 menunjukan bahwa variabel persaingan dan lokasi terhadap pendapatan pedagang pakaian bekas adalah sebesar 0,371 (37,1%). Dari hasil temuan yang dilakukan dngan pengujian statistik persaingan dan lokasi memiliki kontribusi yang kuat sebesar 37,1% yang mempengaruhi pendapatan pedagang pakaian bekas di Pasar Putih Kota Bukittinggi.