Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ASMANITA

2 karya publik ditemukan.

2026: 12019: 1

Strategi Guru Fikih Dalam Pembelajaran Berbasis Gamification Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa di MTsN 7 Agam

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul ― Strategi Guru Fikih Dalam Pembelajaran Berbasis Gamification Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Di MTs N 7 Agam‖ oleh Asmanita 2121074, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjecj M. Djamil Djambek Bukittinggi, tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya praktik pembelajaran yang unik dalam mata pelajaran Fikih di MTs N 7 Agam, guru mengimplementasikan pembelajaran berbasis gamification secara adaptif dan konsisten melalui perpaduan gamifikasi berbasis teknologi dan nonteknologi. Guru fikih memanfaatkan perangkat teknologi seperti proyektor dan laptop dalam pemanfaatkan gamification dalam pembelajaran. Dimana guru bukan hanya berperan sebagai pengajar tetapi juga fasilitator yang mampu mengintegrasikan pembelajaran yang utuh dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru fikih dalam pembelajaran berbasis gamification untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dan menjelaskan factor pendukung dan penghambat pemanfaatan gamification untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah Guru fikih MTs N 7 Agam di kelas VIII 1 dan 5 orang informan pendukung yaitu siswa siswi kelas VIII 1 berdasarkan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model analisis yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian penulis, maka dapat disimpulkan 1) strategi pembelajaran berbasis gamification dilakukan secara sistematis melalui tahapan memberikan motivasi dan perhatian, menjelaskan tujuan pembelajaran, mengingatkan kompetensi prasyarat, memberikan stimulus, memberikan petunjuk belajar, menimbulkan penampilan siswa, memberikan umpan balik, menilai penampilan siswa, serta memperkuat retensi. Strategi tersebut dipadukan dengan pemanfaatan berbagai media gamifikasi digital dan non digital. Penerapan strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa yang ditunjukkan melalui keterlibatan aktif dalam mengerjakan tugas, keberanian bertanya dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pembelajaran. 2) keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan sekolah yang menyediakan fasilitas seperti proyektor, jaringan interner dan ruang IT Board dan bagaimana kreativitas guru dalam menyusun gamification dalam pembelajaran. 3) Keunikan yang paling utama terlihat pada bagaimana cara guru Fikih tidak membatasi diri pada satu jenis gamificaton saja tetapi memadukan berbagai bentuk gamification dalam pembelajaran secara konsisten. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berbasis gamification dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Fikih maupun mata pelajaran lainnya.

PENERAPAN TAHAP PENDIDIKAN ANAK MENURUT ALI BIN ABI THALIB DI JORONG KOTOHILALANG KABUPATEN AGAM

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini yang berjudul “Penerapan Tahap Pendidikan Anak menurut Ali Bin Abi Thalib di Jorong Kotohilalang, Kabupaten Agam”, yang di tulis oleh Riska Jasmanita, NIM 2115220, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Dan ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi. Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh penerapan tahap pendidikan anak menurut Ali bin Abi Thalib ini, dimana sebagian dari warga Kotohilalang telah menerapkan Tahapan ini, meskipun dari mereka yang menerapkan tahapan ini tidak mengetahui secara pasti tahapan ini, akan tetapi yang mereka ajarkan adalah kebiasaan turun temurun dari keluarga mereka. Tahapan pendidikan anak menurut Ali bin Abi Thalib adalah salah satu cara pendidikan anak yang telah diajarkan dalam Islam. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk peneliti penerapan tahap pendidikan anak menurut Ali bin Abi Thalib di jorong Kotohilalang, kabupaten Agam. Skripsi ini meneliti bagaimana penerapan tahap pendidikan anak menurut Ali bin Abi Thalib di jorong Kotohilalang yang dibagi kepada tiga tahapan yaitu, tahapan pertama dengan menjadikan anak sebagai raja dan ratu, tahapan kedua dengan menjadikan anak sebagai tawanan, dan tahapan ketiga dengan menjadikan anak sebagai teman sebaya dan sahabat. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapanga (field research) yang berparadigma kualitatif, yaitu metode yang digunakan untuk meneliti objek penelitian apa adanya. Sumber penelitian dalam penelitian ini adalah Orang Tua, Keluarga, dan Wali Jorong Kotohilalang. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian penulis, maka dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan tahap pendidikan anak Menurut Ali bin Abi Thalib terbagi kepeda tiga tahapan yaitu: tahapan pertama dengan menjadikan anak sebagai raja dan ratu, tahapan kedua menjadikan anak sebagai tawanan, dan tahapan ketiga dengan menjadikan anak sebagai sahabat. Dalam penerapan tahapan ini tidak semua orang tua yang memiliki anak pada usia tahapan ini dapat menerapkan dengan tepat tahapan ini. Dari penelitian penulis juga ,mengetahui bahwa orang tua sebelumnya belum mengetahui tahapan pendidikan anak menurut Ali bin Abi Thalib ini. Beberapa orang tua mengajarkan pendidikan kepada anaknya adalah kerena pengajran turun temurun dari orang tua mereka, akan tetapi cara yang merka ajarkan sesuai dengan tahapan pendidikan anak yang diajarkan oleh Ali Bin Abi Thalib.