Strategi Pengelolaan Bisnis Objek Wisata Peridon Siap Maju Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Di Jorong Aek Nabirong Kabupaten Pasaman Barat
Skripsi ini berjudul “Strategi Pengelolaan Bisnis Objek Wisata Peridon Siap Maju dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Jorong Aek Nabirong Kabupaten Pasaman Barat” yang disusun oleh Annisa Riskia dengan NIM 3722134 Program studi S1 Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi atas bimbingan Ibuk Novera Martilova, SE, ME. Potensi sektor pariwisata sebagai salah satu sumber peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya melalui pengelolaan objek wisata berbasis masyarakat. Namun, pengelolaan objek wisata Peridon Siap Maju masih dilakukan secara sederhana sehingga diperlukan strategi pengelolaan bisnis yang tepat agar dapat memberikan dampak ekonomi yang optimal bagi masyarakat sekitar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan strategi pengelolaan bisnis yang diterapkan pada Objek Wisata Peridon Siap Maju meliputi strategi harga yang terjangkau, strategi pengelolaan sumber daya manusia dengan melibatkan masyarakat sekitar, serta strategi pengelolaan fasilitas dan pelayanan wisata. Dari beberapa strategi tersebut, strategi pelibatan masyarakat dalam pengelolaan objek wisata merupakan strategi yang paling dominan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat karena mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja secara langsung. Adapun kendala yang dihadapi dalam pengelolaan objek wisata ini adalah keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan fasilitas, serta pengelolaan yang masih sederhana. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu dengan melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga pendukung, melakukan perbaikan fasilitas secara bertahap, serta meningkatkan kualitas pengelolaan melalui pembagian tugas yang lebih jelas.