Partai Politik Menurut Hasan al-Turabi
Skripsi ini merupakan hasil penelitian pustaka oleh Andrial Putra dengan judul “PARTAI POLITIK MENURUT HASAN AL-TURABI. Partai politik selalu menjadi kendaraan dalam mencapai hasrat politik siapapun di setiap negara, termasuk di negara muslim. Namun di negara muslim hal itu berkelindan dengan diskursus yang tidak pernah selesai tentang demokrasi. Padahal sulit membayangkan partai politik tanpa demokrasi. Salah satu yang menarik tentang diskursus ini adalah pemikiran Hasan al-Turabi. Al-Turabi merupakan salah satu tokoh muslim yang mempersoalkan demokrasi, tapi mendirikan partai politik di Negara Sudan. Maka untuk mengetahui akar pemikiran al-Turabi lebih jauh, penulis meneliti pemikirannya dalam skripsi ini. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif menggunakan normatif hukum Islam. Karena penelitian ini berkaitan dengan tokoh, sehingga penulis memakai pendekatan historis-deskriktif. Dimana penulis akan memaparkan lingkungan yang membentuk pemikiran al-Turabi sebelum kemudian memaparkan hasil pemikirannya. Untuk kepentingan penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data pustaka (library research). Dari hasil penelitian ini penulis menemukan bahwa al-Turabi dalam mengurai hasil-hasil pemikirannya selalu menyentil barat. Dari sini, tidak mengherankan jika al-Turabi menolak demokrasi. Karena demokrasi merupakan produk politik dari barat. Adapun terkait shura yang lebih didukung al-Turabi, tidak jelas juga beda perlembagaannya dengan demokrasi dalam sistem politik sebuah negara. Sementara memilih partai politik, yang merupakan salah satu produk demokrasi, untuk diadopsi dalam negara-negara muslim, bagi al-Turabi adalah guna menguasai parlemen terlebih dahulu. Kemudian akan digunakan dengan baik untuk kepentingan mendidrikan lembaga-lembaga sesuai syariat Islam. Sebab negara-negara muslim hari ini menurut al-Turabi dikuasai oleh kaum nasionalis yang loyal kepada barat dan sekutunya.