Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANDINI MAHENDRA

1 karya publik ditemukan.

2026: 1

ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA SISTEM PUSAKO CAFLA MENGGUNAKAN METODE END USER COMPUTING SATISFACTION (EUCS) DI SMAN 2 PAYAKUMBUH

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi atas nama Andini Mahendra, NIM 2522245, dengan judul "Analisis Kepuasan Pengguna Sistem Pusako Cafla Menggunakan Metode End User Computing Satisfaction (EUCS) di SMAN 2 Payakumbuh". Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya administrasi kesiswaan sebagai bagian dari penyelenggaraan pendidikan yang optimal di sekolah, salah satunya melalui sistem informasi Pusako Cafla yang digunakan SMAN 2 Payakumbuh untuk mengelola administrasi kesiswaan seperti perizinan, absensi, dan laporan piket. Meskipun telah membantu proses administrasi, sistem ini belum pernah dievaluasi secara mendalam mengenai tingkat kepuasan penggunanya, sehingga belum diketahui sejauh mana sistem telah memenuhi kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis kepuasan pengguna terhadap sistem Pusako Cafla di SMAN 2 Payakumbuh. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan model End User Computing Satisfaction (EUCS) yang terdiri dari lima dimensi, yaitu content, accuracy, format, ease of use, dan timeliness. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada pengguna internal sekolah, kemudian dianalisis menggunakan teknik mean dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan pengguna terhadap sistem Pusako Cafla secara keseluruhan berada pada kategori baik, dengan nilai grand mean masing-masing dimensi berada pada interval 3,41–4,20: content sebesar 3,95 (79,00%), accuracy sebesar 3,91 (78,09%), format sebesar 4,02 (80,39%), ease of use sebesar 3,94 (78,85%), dan timeliness sebesar 3,93 (78,56%). Dimensi format memperoleh nilai tertinggi, sedangkan dimensi accuracy memperoleh nilai terendah sehingga menjadi aspek yang paling perlu mendapat perhatian