HUBUNGAN ADVERSITY QUOTIENT DENGAN PERILAKU MENYONTEK SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS XII IPS SMAN 1 BASO TAHUN PELAJARAN 2021/2022
ABSTRAK Alina Rahmadani/ 2416.088 : “Hubungan Adversity Quotient Dengan Perilaku Menyontek Siswa Pada Pembelajaran Matematika Kelas XII IPS SMA Negeri 1 Baso” Penelitian ini dilatarbelakangi karena masih banyak siswa yang meyontek dan daya juang siswa yang kurang pada proses pembelajaran matematika. Berdasarkan observasi yang dilakukan dikelas XII IPS, dimana di dalam proses pembelajaran matematika kurangnya semangat siswa dalam belajar, dalam proses pembelajaran masih kurangnya partisipasi siswa dalam pembelajaran. kurang yakinnya siswa dalam menjawab pertanyaan dari guru. Kurangya antusias siswa dalam proses pembelajran, Dan ketika pemberian kuis siswa terlihat beberapa siswa yang sangat antusias untuk belajar sampai waktu yang ditentukan, ada siswa yang belajar sebentar lalu melakukan kegiatan yang lain, dan ada juga siswa yang tidak belajar, dan dalam menyelesaikan tugas, hanya beberapa siswa yang berusaha mengerjakan dan ada juga siswa yang menyerah dan hanya menunggu jawaban teman, sehingga nilai siswa masih banyak yang di bawah KKM. Rendahnya nilai siswa tersebut karna materi yang diajarkan siswa kurang paham dan menoton, dan kurang yakinnya siswa dengan jawaban yang dijawabnya, sehingga siswa kurang bersemangat untuk belajar. Adapun rumusan masalah dalam penelian ini adalah: apakah ada hubungan yang signifinikan antara adversity quotient dengan perilaku menyontek siswa pada pembelajaran matematika kelas XII IPS SMA Negeri 1 Baso. Penelitian ini adalah penelitian korelasi korelasional, dimana sifat penelitian ini adalah Ex Post Fackto. Dimana populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS SMA Negeri 1 Baso yang berjumlah 100 orang. Sampel sebanyak 25 orang siswa. Pengambilan sampel penelitian diambil secara acak terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata pada populasi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket adversity quotient dan angket perilaku menyontek. Peneliti melakukan uji korelasi sederhana (r) yaitu -0,602 dan koefisien determinansi Kd = 36,18%. Dapat disimpulkan bahwa adversity quotient memiliki hubungan 36,18% terhadap perilaku menyontek siswa kelas XII IPS SMA Negeri 1 Baso. Dari perhitungan penelitian tersebut diproleh thitung= -3,61 ttabel = 1,708, dimana thitung ttabel sehingga dapat disimpulkan H0 diterima dan H1 ditolak yaitu tidak ada hubungan yang signifikan antara adversity quotient dengan perilaku menyontek siswa pada pembelajaran matematika kelas XII IPS SMA Negeri 1 Baso