Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AL HADZIQ IBNU YUNUS

1 karya publik ditemukan.

2025: 1

Pengaruh NPF, FDR dan BOPO Terhadap Profitabilitas (ROA) Pada BPRS Di Indonesia Tahun 2021-2024

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Al Hadziq Ibnu Yunus NIM 3321312 Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan Judul Skripsi “Pengaruh NPF, FDR Dan BOPO Terhadap Profitabilitas (ROA) Pada BPRS Di Indonesia Tahun 2021-2024.”Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fenomena Non Performing Financing, Financing To Deposit Ratio, dan Biaya Operasional Dan Pendapatan Operasional menjadi perhatian seiring dengan perkembangan BPRS, adapun kegunaan aspek ini juga untuk mengukur tingkat efesiensi usaha dan profitabilitas yang dicapai pada BPRS. Bank yang sehat adalah bank yang diukur secara rentabilitas yang terus meningkat diatas standar yang telah ditetapkan ketentuannya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh BPRS yang terdaftar di indonesia selama periode 2021-2024. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 174 BPRS. Data yang digunakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan BPRS yang dipublikasikan. Adapun analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda, ,uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi), serta uji hipotesis parsial (uji t) dan simultan (uji F), dan koefisien determinasi.Hasil penelitian ini menunjukkan. Pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), dan Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Asset (ROA) dari hasil penelitian dapat diketahui Ho4 = Tidak terdapat pengaruh signifikan variabel NPF, FDR dan BOPO secara simultan terhadap ROA terhadap pada BPRS di Indonesia. Ha4 = Terdapat pengaruh signifikan variabel NPF, FDR dan BOPO terhadap Profitbilitas (ROA) pada BPRS di Indonesia. Dalam pengujian ini, dilakukan dengan menetapkan tingkat signifikan 0,05 atau 5%. Berdasarkan tabel statistik diatas, F hitung sebesar 2.875. Sedangkan F tabel ditentukan dengan menggunakan tingkat keyakinan 95%, α = 5% atau 0,05, df1 = k (Jumlah variabel independen) dan df2= n – k – 1 (n= jumlah sampel, k = jumlah variabel independen). Sehingga, df1 = 3 dan df2= 174 –3 – 1 = 170, maka didapati nilai F tabel adalah 2.66 Dapat disimpulkan bahwa F hitung > F tabel (2.875 > 2,66) dengan tingkat signifikansi 0,000 0,05, artinya Ho4 ditolak dan Ha4 diterima. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa variabel NPF, FDR dan BOPO berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap Profitabilitas (ROA) pada BPRS di indonesia.