penerapan sikap dasar guru bk dalam mewujudkan keterbukaan klien dalam konseling perorangan di SMAN 1 TANJUNG RAYA
ABSTRAK Skripsi atas Nama Afrina Wati, Nim 2614.147, Skripsi dengan judul Penerapan Sikap Dasar Guru BK dalam Mewujudkan Keterbukaan Klien Dalam Konseling Perorangan di SMAN 1 Tanjung Raya. Program Studi Bimbingan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri ( IAIN) Bukittinggi 2019. Penelitian dilatar belakangi oleh konseling perorangan sebagaimana yang disebutkan merupakan wujud pelayanan bimbingan dan konseling yang menitikberatkan layanan kepada masing-masing siswa, kekhasan yang paling mendasar dalam layanan konseling peorangan adalah hubungan interpersonal yang sangat inten antara klien dan konselor. hal ini diperkuat dengan adanya sikap dasar yang harus dimiliki oleh Guru pembimbing adalah: penerimaan, pemahaman, kesejatian dan keterbukaan. Beranjak dari fenomena yang terjadi di SMAN 1 Tanjung Raya ditemukan bahwa masih ada siswa yang dipanggil untuk mengkonsultasikan permasalahnnya kepada guru bimbingan dan konseling, walaupun sebagian ada juga yang datang keruang bimbingan dan konseling secara sukarela guna untuk mengkonsultasikan permasalahannya, karena siswa beranggapan layanan konseling tidak begitu penting hanya untuk siswa yang bermasalah saja, sehingga siswa takut dan tidak percaya diri, serta ragu-ragu dalam menyampaikan masalahnya dalam konseling perorangan. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana penerapan sikap dasar guru bimbingan konseling dalam mewujudkan keterbukaan klien dalam konseling perorangan. Metode penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Yaitu menggambarkan yang terjadi dilapangan. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan reduksi data, display data, kemudian penarikan kesimpulan Berdasarkan hasil dari penelitian yang penulis lakukan diketahui bahwa Guru Bimbingan dan Konseling sudah menerapkan sikap dasar dalam mewujudkan keterbukaan dalam konseling perorangan seperti dari segi guru BK sudah menerima klien dengan baik dan sopan serta menerbar senyuman, memahami klien dengan memberikan penuh perhatian serta kepedulian terhadap klien, dan juga kesejatian dan keterbukaan dari guru bk terbuka menerima klien jika siswa datang keruangan konseling dan kondisi guru itu sebagai konselor dalam konseling. Dengan adanya sikap dasar yang dimiliki oleh guru bk klien bisa meningkatkan keterbukaan serta masalah atau beban pikiran yang sedang di alami klien dapat diselesaikan dengan baik dan tuntas.