Pengaruh Faktor Sosial, Ekonomi, Dan Kemudahan Akses Terhadap Keputusan Masyarakat Memilih Pembiayaan Mikro Di PT. BPRS Sungai Pua Syariah
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Faktor Sosial, Faktor Ekonomi, dan Kemudahan Akses terhadap Keputusan Masyarakat dalam Memilih Pembiayaan Mikro di PT. BPRS Sungai Pua Syariah” di latar belakangi oleh fluktuasi jumlah nasabah pembiayaan mikro di PT. BPRS Sungai Pua Syariah serta adanya perbedaan kondisi sosial, ekonomi, dan kemudahan akses yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam memilih pembiayaan mikro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor sosial, faktor ekonomi, dan kemudahan akses terhadap keputusan masyarakat dalam memilih pembiayaan mikro di PT. BPRS Sungai Pua Syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 77 responden. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, di mana data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden sedangkan data sekunder diperoleh melalui observasi, studi kepustakaan, jurnal, artikel, dan penelitian terdahulu. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji instrument, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan masyarakat dalam memilih pembiayaan mikro dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,150 dan tingkat signifikansi 0,002 0,05, faktor ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan dengan nilai koefisien regresi sebesar –0,314 dan tingkat signifikansi 0,001 0,05, serta kemudahan akses berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,260 dan tingkat signifikansi 0,002 0,05. Secara simultan, ketiga faktor berpengaruh signifikan terhadap keputusan masyarakat dalam memilih pembiayaan mikro dengan nilai R Square sebesar 0,304 atau 30,4% yang menunjukkan bahwa pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap keputusan pembiayaan belum sepenuhnya optimal, sehingga kemungkinan masih terdapat faktor lain di luar penelitian yang turut memengaruhi keputusan masyarakat