Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ABDI RIZAL

1 karya publik ditemukan.

2022: 1

NILAI-NILAI SUFISTIK DALAM FALSAFAH HIDUP HAMKA

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tesis ini berjudul “ Nilai-Nilai Sufistik Dalam Falsafah Hidup Hamka “Dewasa ini juga ditandai dengan masyarakat yang lebih mempunyai kecenderungan kepada hal-hal yang sekuler. Adakalanya hubungan antara satu individu dengan individu lain tidak ada lagi suatu ikatan persaudaraan atau prinsip tradisi, untuk mengembalikan masyarakat modern ke tempat yang sesuai dengan proporsinya serta ingin menghilangkan setiap permasalahan yang dihadapi maka salah satu jalan keluarnya yaitu kembali ke jalan yang benar dengan cara bertasawuf. Buya Hamka seorang pemikir Islam yang berhasil mempengaruhi pemikiran keislaman Indonesia melalui ide dan konsep yang digagasnya juga ikut menuangkan pemikirannya dalam persoalan tasawuf. Ini dapat dilihat dalam karya-karyanya seperti tasawuf modern, falsafah hidup dan lain sebagainya. Tasawuf dalam pemikiran Hamka bersifat modern dan mengembalikan nilai-nilai tasawuf ke masa awal pembentukan tasawuf itu sendiri. Hamka menilai tasawuf sebagai suatu kajian ilmu yang sudah matang dalam kajian Islam, tasawuf yang dibangun oleh Buya Hamka merupakan tasawuf yang memiliki basis koridor syariat agama. Dengan demikian, tasawuf Hamka ini tidak mempunyai sumber lain melainkan murni dari ajaran Islam itu sendiri, Di dalam Falsafah Hidup karya Buya Hamka ini dijelaskan bagaimana manusia menjalani kehidupan serta menyimpulkan bahwasannya Islam sebagai agama Rahmatan lil Alamin memulangkan kekuasaan kepada Allah belaka, yang Esa di dalam kekuasaan-Nya. Selain itu, di dalamnya juga termuat nilai-nilai kesamaan derajat antara manusia dan tidak ada perbedaan antara satu dengan yang lain. Dengan demikian, dalam Falsafah Hidup Hamka menjelaskan yang menjadi pembeda antara satu dengan yang lain adalah ketakwaannya kepada Allah SWT Dalam buku falsafah Hidup Hamka ini memuat nilai-nilai tasawuf atau sufistik yang bermanfaat bagi manusia untuk menjalankan kehidupan sehingga sesuai dengan syariat Islam. Nilai-nilai kehidupan yang termuat di dalamnya sangat relevan dengan kehidupan manusia sekarang ini. Nilai-nilai sufistik atau tasawuf yang dapat dipahami antara lain manusia dalam kehidupan harus mampu menyeimbangkan antara dunia dan akhirat. Dunia tidak hanya digunakan sebagai tempat untuk melaksanakan perbuatan yang tidak berguna melainkan harus digunakan sebagai tempat untuk memperoleh kebahagiaan di akhirat. KATA KUNCI:Tasawuf, Buya Hamka, Falsafah Hidup, Nilai-Nilai Sufistik